Rabu, 29 Januari 2014

CU. Cinta Mulia Bentuk Tim Penyehatan

 
   Nasabah Tarik Simpanan Secara Spontan

SIANTAR – Menghadapi sikap dan tindakan anggota Kopdit Credit Union (CU) Cinta Mulia yang dengan secara spontan tanpa kompromi menarik sebagian atau seluruh simpanannya (saham maupun non saham) tiga bulan terakhir, dijawab pihak manajemen dengan tindakan cepat. Pengurus langsung membentuk “Tim Panitia Penyehatan Kopdit”.

Salah satu program utama tim itu adalah, menyiapkan dana segar untuk melayani anggota yang ingin melakukan penarikan atas sejumlah uang yang dibutuhkan. Dengan demikian dipastikan ke depannya tidak ada lagi antrean panjang ketika anggota ingin melakukan transaksi di Kopdit CU Cinta Mulia, atau dengan kata lain, tidak ada lagi yang tidak terlayani ketika akan melakukan urusan di Kopdit “CU Cinta Mulia”.

Seluruh anggota Panitia Penyehatan Kopdit CU Cinta Mulia berasal dari beberapa pengurus kokpit di Sumut. Mereka adalah Valerius Aritonang  sebagai ketua (Ketua Kopdit CU Mandiri Tebing Tinggi), Hasiholan Manurung sebagai sekretaris (Ketua Kopdit CU Horas–Tebing Tinggi), Japedan Munthe (Ketua Kopdit CU Sei Sekata–Dolok Masihol), Markus Malau (Ketua Kopdit CU Sondang Nauli–Kabanjahe), Osben Simanihuruk (Kabag Diklat Puskopdit Bekatigade Sumut) ketiganya sebagai anggota.

Kepada wartawan, Valerius Aritonang dan tim yang lain kemarin mengatakan, pembentukan Tim Panitia Penyehatan Kopdit, sebagai bukti seluruh CU di Sumut mendukung penguatan CU Cinta Mulia. “Perlu kami sampaikan, permasalahan di Kopdit CU Cinta Mulia bermula dari tindakan segelentir orang yang mencoba menghasut dan memprovokasi anggota Kantor Pusat Kopdit CU Cinta Mulia melalui isu-isu negatif baik lewat selebaran dan SMS (pesan singkat) gelap yang untuk menarik uangnya di CU Cinta Mulia. Hal ini merupakan pengakuan langsung dari para anggota yang mencoba melakukan klarifikasi isu secara langsung dengan pihak pengurus maupun Manager Kopdit CU Cinta Mulia,” kata Valerius Aritonang diamini tim lainnya.

Katanya, hasutan dan provokasi ini awalnya hanya menciptakan kepanikan bagi sebagian anggota di Kantor Pusat dan Cabang Parluasan, namun meluas bagi seluruh anggota Kopdit CU Cinta Mulia yang berjumlah 22.000 di seluruh cabang, yakni seragam menarik sebagian atau seluruh simpanannya di Kopdit CU Cinta Mulia yang menciptakan terganggunya liquiditas di Kopdit CU Cinta Mulia. Berbagai usaha dan upaya dilakukan Pengurus-Pegawas-Management Kopdit CU Cinta Mulia untuk sedapat mungkin menetralisir keadaan, namun situasi semakin tidak terkendali. Akhirnya, setelah berkoordinasi dengan Ketua Pengurus Puskopdit BK3D Sumut (Koperasi Sekunder) Drs PM Sitanggang, disepakati bersama untuk menyelamatkan Kopdit CU Cinta Mulia.

Tanggal 25-26 Oktober 2013 lalu dengan diprakarsai Puskopdit BK3D Sumut, mencoba menyelamatkan Kopdit CU Cinta Mulia melalui sebuah pertemuan formil dengan seluruh perwakilan Pengurus CU di Sumut. Pertemuan bertujuan untuk membangun solidaritas antar CU tanpa memandang latar belakang masing-masing, sebab pada dasarnya gerakan CU disatukan filosopi Swadaya, Solidaritas dan Pendidikan. “Hasil pertemuan menyepakati, membantu Kopdit CU Cinta Mulia dengan membentuk Tim Panitia Penyehatan Kopdit yang beranggotakan lima orang yang mewakili utusan dari CU-CU se-Sumut dan dari unsur Puskopdit BK3D Sumut,” tambah Valerius.

Mengawali kerjanya, tim menggelar pertemuan pertama pada 8 Nopember di Gedung Puskopdit BK3D Sumut yang dihadiri Pengurus-Pengawas-perwakilan staf Management Kopdit CU Cinta Mulia, serta Pengurus Puskopdit BK3D Sumut. Saat itu telah dibuat rancangan konsepsi kerja-kerja strategis dalam rangka penyelamatan Kopdit CU Cinta Mulia yaitu. Ditegaskan Valerisu ada lima kebijakan yang dilakukan. Pertama mendukung Robinson Bakara sebagai Manager Kopdit CU Cinta Mulia, kedua memfasilitasi percepatan bantuan liquiditas yang dibayar CU-CU di Sumut untuk segera diberikan ke CU Cinta Mulia, ketiga membantu CU Cinta Mulia di berbagai kebutuhan, keempat membantu CU Cinta Mulia untuk melaksanakan kewajiban-kewajibanya, mulai dari pelayanan simpanan, tabungan, pinjaman dan kewajiban organisasi, antara lain : RAT dan pelayanan Deviden, dan kelima, membantu CU Cinta Mulia melaksanakan kasus-kasus hukum atas beberapa masalah terkait dengan kredit macet, penyalahgunaan jabatan dan hal-hal lain yang sedang terkait.

“Atas kondisi persiapan dalam hal penyehatan dan penyelamatan Kopdit CU Cinta Mulia, diharapkan seluruh pihak khususnya anggota Kopdit CU Cinta Mulia agar dapat menahan diri dan tidak terpengaruh oleh provokasi atau informasi-informasi yang tidak bertanggungjawab. Bila menemukan atau mendapatkan orang-orang yang dengan sengaja membuat kekisruhan, baik dalam bentuk surat tertulis atau lewat media lainnya, mohon kerja samanya untuk mengkoordinasikannya melalui management Kopdit “CU Cinta Mulia”, untuk selanjutnya akan dilakukan tindakan hukum yang sesuai untuk itu,” pinta Valerius yang diamni teman-temannya. (mer)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar